SMKN 4 Balam Gelar Parenting, Wujudkan Sinergi Sekolah dan Peran Orang Tua dalam Membina Siswa Siswi

Bandarlampung -;SMKN 4 Bandar Lampung menggelar kegiatan parenting dan sosialisasi pembelajaran di Industri yang mengusung tema Sinergi orang tua dan sekolah, mengantar anak SMK ke gerbang industri, menyatukan harapan orang tua dengan tuntutan skill masa depan, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut di hadiri lebih kurang 400 wali murid yang di gelar di aula SMKN 4 Balam sejak, Selasa – Rabu 27-28 Oktober 2026.

Kepala sekolah SMKN 4 Bandar Lampung Dr.Dewi Ningsih,SPd,,MPd, mengatakan bahwa, Parenting merupakan proses pengasuhan, pembimbingan, dan pendidikan yang dilakukan oleh orang tua bersama pihak sekolah untuk mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, serta intelektual anak sejak berada di rumah hingga di sekolah dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, parenting bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan fisik seperti makanan dan tempat tinggal, melainkan juga membentuk karakter, mental, dan pola pikir anak anak kita.

Jika persepsi pihak sekolah bersama orang tua wali murid telah sama, maka tentu kita sebagai orang tua dan para dewan guru lebih mudah dalam memberikan pengarahan, nasehat dan bimbingan guna memberikan motivasi semangat belajar.

” Ya, di sekolah kami tentu terbatas dalam hal waktu memberikan pemahaman kepada anak anak maksimal hanya 8-9 jam, namun selebihnya begitu banyak orang yang memiliki waktu di rumah guna melihat dan memberikan nasehat atau arahan kepada anak anak,” ujar Dr.Dewi Ningsih,SPd,MPd.

Maka, disinilah kami berharap kerjasama peran orang tua dalam melihat perkembangan anak anak kita demi masa depan mereka, harapnya.

Sinergi antara orang tua murid dan pihak sekolah tentu sebagai bentuk motivasi, memonitor perkembangan anak anak hingga secara bersama saling membimbing minat bakat siswa demi masa depannya.

Dewi Ningsih menegaskan bahwa, pembinaan anak-anak atau siswa di SMK Negeri (SMKN) 4 di Bandar Lampung (Balam)!tentu dilakukan melalui berbagai program pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pencegahan kenakalan remaja yang melibatkan pihak sekolah, kepolisian, dan instansi terkait termasuk orang tua siswa.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala sekolah, guru bidang pembinaan siswa Wayan dan ustadz yang telah ditunjuk pihak sekolah.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *