Usai Dilantik, Gebrakan Walikota Tasikmalaya Berencana Menata Kawasan Hazet dan Cihideung.

37

LOGIKANEWS.COM – Walikota Tasikmalaya Drs.H.M Yusuf yang kini telah menjadi orang nomor satu di Kota Tasikmalaya itu mulai tancap gas dengan membuat gebrakan diantaranya rencana menata Jl. Cihideung yang dulu terlihat kumuh dan jl. Hazet yang terkesan semraut mulai menjadi target awal dari kepemimpinannya.

Rencana Pemkot Tasikmalaya menata Jalan KH Zaenal Mustofa dan Jalan Cihideung, agar Kota Tasikmalaya terlihat bersih,  nyaman, dan menarik dan dalam waktu dekat suasana tersebut akan segera terwujud di tahun 2022 mendatang.

Namun, rencana tersebut tentunya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sekitar Rp5, hingga Rp 7,5 milyar harus disediakan.

Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf menjelaskan, sebenarnya penataan di dua kawasan tersebut, akan dilaksanakan pada tahun 2021 ini. Tapi, ternyata anggaran dari Pemprov Jabar, ternyata tidak turun, sehingga diusulkan lagi, ditahun 2022. Jadi jika nanti tidak turun lagi, tentunya akan diback up dari APBD Kota Tasikmalaya.

“Walaupun kita saat ini sedang defisit anggaran, tetapi rencana pembangunan harus tetap berjalan. Apalagi penataan Jl. Hazet dan Jl.Cihideung itu, sudah tertunda. Dan anggarannya yang dibutuhkan sekitar Rp 5 milyar sampai dengan Rp 7,5 milyar,” kata Walikota HM.Yusuf kepada Wartawan usai menghadiri acara Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya di Gedung Galih Pawestri, Rabu (22/09/2022).

Ia mengatakan, dalam penataan di Jl. Cihideung itu, pertama yang harus dilakukan adalah mengerjakan kegiatan fisik, diantaranya berupa perbaikan dan pembongkaran drainase, sebab dibawah jalan tersebut ada sungai cihideung. Karena selama ini aliran air sering tersendat apalagi diwaktu hujan,   sehingga harus dibongkar terlebih dahulu, supaya tidak terjadi banjir.

Maka itu, lanjut Walikota, bentuk dalam penataan di Hazet dan Cihideung itu, sudah ada di DED dan FS. Karena, DED dan FS tersebut, sudah selesai dibuat oleh Dinas PUPR Kota Tasikmalaya. Kini, hanya tinggal menunggu saja anggarannya. Sedangkan terkait Perwalkot Nomor 60 Tahun 2015, akan segera dicabut. Serta akan dibuat lagi berupa Perwalkot yang baru, terangya.

“Kita ingin di Hazet dan Cihideung itu, bisa bersih, indah dan nyaman. Bahkan, bisa menjadi kawasan destinasi yang menarik, tidak kumuh lagi. Nanti, trotoarnya juga diperlebar menjadi 5 meter dan steril parkir,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More