Tinjau Lokasi Bencana Banjir, Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Akan Bantu Pembangunan Jembatan di Daerah Terdampak

414

LOGIKANEWS.COM – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman mendampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengecek lokasi bencana banjir di Kabupaten Garut , Kamis (21/7/2022). Beberapa lokasi yang dikunjungi, di antaranya di Kampung Cikarokrok, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi dan Kampung Ciwalen, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota.

Gubernur Jawa Barat yang akrab dengan panggilan Kang Emil ini menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan membantu pembangunan jembatan sementara yang sempat putus akibat diterjang banjir di Kabupaten Garut.


Ia menerangkan, pembangunan jembatan sementara ini akan dilaksanakan selama 4 hari, dan selama 4 hari tersebut ia menugaskan relawan untuk menyebrangkan anak-anak melalui perahu yang sudah disiapkan.

“Kemudian setelah 4 hari sekitar 3-4 bulan jembatan permanennya akan diselesaikan dengan dinaikan ketinggian karena hasil kajiannya ternyata ada kenaikan level banjir, sehingga ditinggikan minimal 2 meter,” ucap Kang Emil.

Selain di Banyuresmi, Kang Emil memaparkan pihaknya akan membantu pembangunan jembatan di sekitar 40 titik lainnya, yang mayoritas anggarannya akan dibantu melalui dana dari Pemprov Jabar.


“Hanya lagi di pikirkan sama Pak Bupati, Wakil Bupati agar dikerjakan serempak ya, kalau satu-satu takut lama kasihan tapi nanti pendanaan mayoritas akan di bantu dari dana Provinsi insya Allah jangan khawatir,” lanjutnya.

Emil menyampaikan, bencana banjir ini merupakan salah satu dampak dari pemanasan global sehingga terjadi cuaca yang tidak menentu, sehingga banyak prediksi cuaca dan iklim global yang meleset. Selain itu, Ia juga melaporkan bahwa Jabar selama 3 tahun ini telah menanam lebih dari 56 juta pohon sebagai komitmen untuk mencegah terjadinya bencana di kemudian hari.


“Jadi kalau ditanya apa yang sudah di lakukan ? selama 3 tahun 56 juta pohon sudah kita tanam, kemudian penanaman mangrove khususnya di laut di pantai utara Jawa barat juga di lakukan karna sudah ada ratusan hektar lahan Jawa barat hilang di air laut dan upaya-upaya edukasi lainnya ya sebagai bagian,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, ia mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menghijaukan lahan yang sudah terlihat kering, ataupun melaporkan kepada pemerintah daerah jika menemukan adanya bukit yang sudah gundul, demi menjaga lingkungan sehingga dapat meminimalisir terjadinya bencana.


“Tentunya butuh kolaborasi karena lingkungan ini bukan hanya urusan negara tapi urusan semua, sebab akibatnya berhubungan dengan cara kita masing-masing dalam mengelola lingkungan ini saya kira itu,” tandasnya. (Red).

 

TONTON JUGA VIDEO YOUTUBE KAMI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More