Terkesan Tidak Punya Moral, Ketua GMNI Kabupaten Garut Mengecam Prilaku Bupati

133

Jumat 3 Desember 2021.

LOGIKANEWS.COM – Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Garut Jajang Saepuloh merasa risih dengan prilaku Bupati yang sedang bermain TikTok bersama jajaran nya.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan Bupati Kabupaten Garut sedang asik bermain Tiktok di pinggir pantai di Lombok.

Dalam Vidio yang tersebar itu, Bupati terlihat asik bermain Tiktok layaknya kaya ABG dan anehnya, hal yang bersifat negatif yang di lakukan oleh Bupati Garut itu hanya sebatas meminta maaf.

“Prilaku itu tidak di benarkan di kalangan masyarakat dan menjadi bahan perbincangan publik di lingkungan masyarakat Kabupaten Garut, karena dengan menyebarnya video tersebut tidak pas dengan kondisi pandemi sekarang di Kabupaten Garut di tambah warga tengah dalam musibah yang sangat serius akibat banjir bandang di kecamatan Sukawening,” ujarnya. Jumat (3/12/2021).

Seharusnya, lanjut Jajang. “Bupati garut lebih konsen terhadap permasalahan bukan malah liburan dan asik main tiktok di banding mementingkan rakyatnya,” ujarnya.

Apalagi Garut sedang berduka, sambung dia. “Dengan kejadian Bencana alam dibeberapa titik di Kabupaten Garut, dan Bupati itu selaku Ketua Gugus tugas Covid 19 di Kabupaten Garut. Dalam Vidio tersebut terlihat tidak ada yang memakai masker, prilaku itu sangat aneh sekali terkesan tidak mencerminkan seorang tokoh besar di Kabupaten Garut.” katanya lagi.

Ditambahkan Jajang, “Jelas jelas Rudy Gunawan selaku Bupati Garut menyalah gunakan wewenangnya secara aturan ataupun secara prilaku sosialnya, ungkapnya.

“kami akan mendatangi dan mempertanyakan soal vidio tersebut beserta alasanya dan sejauh mana pertanggung jawaban selaku Bupati Garut, dengan prilaku a moral tersebut tidak relevan hal yang bersifat negatif yang di lakukan oleh Bupati Garut hanya sebatas meminta maaf,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More