Terkait Dua Oknum Brimob Diduga Suplai Amunisi ke Teroris, Anggota Komisi I DPR RI: Pecat Jika Terbukti

305

LOGIKANEWS.COM – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua oknum anggota Brimob Polda Lampung karena diduga menyuplai amunisi ke terduga teroris. Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendesak Polri agar mengusut tuntas kasus ini dan memecat yang bersangkutan jika terbukti bersalah.

“Ini harus diusut tuntas, karena paham radikalisme juga bisa saja masuk ke institusi aparat keamanan. Harus diproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku, dalam hal ini UU No 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Yang paling utama jika terbukti, pecat dari kepolisian,” kata Dave Laksono kepada KABNews.id, Kamis (17/11/2022) malam.

Bagaimana bisa anggota Brimob memasok amunisi ke terduga teroris, apakah ada pembinaan yang salah di tubuh Polri? Secara diplomatis politikus Partai Golkar itu menepis.

“Radikalisme dan terorisme saat ini dapat saja masuk ke semua lini. Pembinaan tidak bisa disalahkan juga, tetapi harus ada ‘screening’ rutin untuk mitigasi radikalisme maupun terorisme di institusi aparat keamanan,” jelas Dave Laksono yang juga Ketua Umum DPP Kosgoro 1957.

Apakah kedua oknum Brimob itu harus dihukum berat? Putra mantan Ketua DPR RI dan mantan Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono ini tidak menampik.

“Tentunya harus ditindak dan dihukum sesuai peraturan yang berlaku. Juga usut apakah jaringan terorisme sudah menyebar terutama di institusi aparat keamanan,” tandasnya.

(KabarGolkar)

IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More