Terindikasi Proyek di Garut Berpotensi Rugikan Negara Ratusan Juta, Pihak Ini Akan Melapor Ke KPPU RI

429

LOGIKANEWS.COM – Sejumlah proyek pekerjaan di Kabupaten Garut, khususnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut mendapat sorotan dari salah seorang publik interest lawyer di Kabupaten Garut, Syam Yousef, SH. MH.

Pasalnya, proyek di instansi ini ditenggarai dicampuri pemufakatan jahat sejumlah oknum. Akibatnya, bisa merugikan negara. Apabila hal itu dibiarkan, maka dikhawatirkan bisa menjadi pelanggaran yang terus menerus.

Apalagi, baru-baru ini tersiar kabar sejumlah PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di Kabupaten Garut mengundurkan diri. Sehingga dipastikan akan memberi dampak buruk terhadap pembangunan di Kabupaten Garut.

“Saya membaca di sejumlah media massa bahwa Bupati Garut menyampaikan banyak PPK yang mengundurkan diri dari jabatannya. Ini menjadi pertanyaan besar, kenapa dan ada apa,” ujar Syam Yousef saat ditemui media ini di kediamannya, Rabu (21/04/2021).

Patut diduga, lanjut Syam Yousef, pengunduran tersebut menjelaskan banyak oknum PPK yang tidak profesional.

Kini, sambung Syam Yousef, program kegiatan pembangunan jalan Tegalgede-Cibogo, Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut ditenggarai telah melanggar Perpres No.16 Tahun 2018 dan diperbaharui Perpres No.12 Tahun 2021.

“Tahun Anggaran 2021 ini Pemkab Garut telah menganggarkan proyek Tegalgede-Cibogo Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut dengan pagu anggaran sekitar Rp 2.1 milyar lebih, dengan nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) Rp 2.115.000.000. Ada ratusan perusahaan yang mengikuti lelang pekerjaan ini,” katanya.

Namun demikian, dari ratusan perusahaan tersebut hanya tiga perusahaan yang lulus seleksi dan verfikasi.  “CV R, CV PP dan CV MA dinyatakan lolos dengan penawaran yang berbeda-beda,” ujarnya.

Syam Yousef menjelaskan, CV R membuat nilai penawaran sebesar Rp 1.751.969.933.09 sedangkan CV MA Rp 1.961.793.414.68.

“Yang menjadi kecurigaan saya adalah CV R yang awalnya mendapat bintang atau pemenang tender karena nilai penawarannya paling rendah, namun CV Manggala yang menjadi Pemenang Kontrak Proyek Tegalgede-Cibogo padahal nilai penawarannya diatas CV R,” terangnya.

Apabila melihat pagu anggaran yang ditawarkan kedua perusahaan yakni CV R dan CV MA terlihat jelas CV R memberikan penawaran lebih rendah.

“Artinya ada keuntungan bagi negara kurang lebih Rp 400 juta. Dengan perhitungan pagu anggaran Rp 2.1 M dikurangi Rp 1.751.969.933.09,” tandasnya.

Sedangkan perhitungan dengan pagu anggaran yang ditawarkan CV MA RP 1961.793.414.68.

“Kalau CV MA ini menjadi pemenang kontrak, maka negara hanya diuntungkan sekitar Rp 150 jutaan,” tegas Syam.

Syam Yousef mengajak masyarakat dan semua pihak ikut menghitung jumlah mana yang lebih besar antara Rp 400 juta dengan Rp 150 juta.

“Negara itu harus untung. Apabila CV MA menjadi pemenang, maka nilai keuntungan untuk negara lebih rendah. Silahkan nilai sendiri,” katanya.

Syam Yousef menegaskan, berdasarkan Perpres No.12 Tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa (barjas) prinsipnya harus melalui tahapan-tahapan pengadaan.

“Yang menjadi pertanyaan inti, saya kira ketika CV MA pemenang kontrak seharusnya ada lelang ulang, tidak bisa tiba-tiba diganti,” katanya.

Untuk itu Syam Yousef akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum yakni ke Polda Jabar dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia.

“Coba saja baca Perpres tentang Barang dan Jasa terbaru yakni Perpres No.12 Tahun 2021. Disini dijelaskan tentang tahapan-tahapan lelang,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Garut, Hari Hardiman, S.T saat dikonfirmasi terkait proyek pembangunan Jalan Tegalgede-Cibogo, Kecamatan Pakenjeng melalui aplikasi pesan Whats App (WA), Jumat (23/04/2021) belum memberikan komentarnya. (Asep Ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More