Tanggapi Laporan Warga, Camat Cikarang Selatan Bersama Jajaran Tinjau Langsung Lokasi Selokan Bermasalah

90

LOGIKANEWS.COM – Camat Cikarang Selatan, Agus Dahlan didampingi Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando, meninjau langsung lokasi selokan yang jadi pelaporan warga kepada ketua RT/RW, 16/07, Subagyo pada Selasa (14/12/2021.

Agus Dahlan melihat beberapa titik yang dibenahi warga setempat dalam kerja bakti warga Vila Mutiara 1, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, yang digelar pada pertengahan Agustus 2021 lalu.

Dari hasil pantauan itu, sejumlah titik saluran air yang tertutup beton dibongkar yang dikerjakan dalam rangka World Cleanup Day (WCD) yang digencarkan Bupati yang saat itu Dani Ramdan.

Dan salah satu bagian atas dari saluran air yang dibongkar tersebut berada di depan minimarket Jalan Flamboyan, tepatnya Blok F4 nomor 54 yang berbuntut pelaporan terhadap ketua RT setempat oleh warga pemilik lahan tersebut.

Sang pelapor Subagyo pun menunjukkan batas-batas selokan dengan lahan pribadi warga, dan juga titik-titik yang dibongkar pada momentum kerja bakti itu.

Selain karena momentum WCD, kerja bakti pembenahan selokan tersebut digelar dalam upaya pengembalian fungsi selokan agar tidak terjadi banjir.

“Intinya, kalau saya melihat, saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan ketua RT dan RW sudah menyukseskan World Cleanup Day, hari bebersih sedunia. Ada saluran air yang mampet, Pak RT melalui musyawarah membetulkan got-got yang tersumbat. Salah satunya di sini,” kata Agus Dahlan.

Menyikapi hal seperti ini, kata Agus, banyak perumahan menutup bagian atas saluran air secara permanen sehingga tidak ada bak kontrol untuk membersihkan.

“Ini sudah menyalahi aturan dan jadi catatan untuk kami. Kami akan laporkan ke bupati dan kasatpol PP untuk cari solusi,” ujarnya.

“Seharusnya tidak boleh, karena ini saluran air. Intinya kami dapat informasi ini ditangani Polres, kita lihat saja dulu perkembangan di Polres,” ucap dia.

Selaku camat, dirinya bersama kepala Desa Ciantra akan berupaya memediasi kedua belah pihak.

“Benar salah kan di pengadilan. Ada pepatah, damai itu indah. Barang kali banyak cara yang bisa diselesaikan dengan musyawarah mufakat,” kata dia.

“Kalau berantem yang menang jadi arah, kalah jadi abu. Sebaiknya hal ini supaya tidak berlanjut dan jadi catatan untuk kami,” tutupnya.

Dalam tinjauannya itu, para pengurus Perkumpulan Masyarakat Peduli Lingkungan (PMPL) RT/RW Kabupaten Bekasi juga tampak mendampingi Subagyo.

Karena sebelumnya diketahui, Subagyo dilaporkan oleh warganya dengan LP/B/574/VIII/2021/SPKT/Polsek Ciksel/Restro Bekasi pada 18 Agustus 2021 atas tuduhan perusakan.

(ziz)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More