Pasien dan Pegawai Puskesmas Cisurupan Disterilisasi dan Dievakuasi Gara-Gara Corona

367

LOGIKANEWS.COM –  Setelah Gugus Jubir (juru Bicara) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R Darajat menyampaikan salah satu perawat di Puskesmas Cisurupan, Kabupaten Garut menjadi satu warga yang terkena Covid-19  (KC-11) pihak Desa Tambakbaya dan Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut melakukan langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di daerah meraka.

Beberapa perangkat Desa Tambakbaya yang bertugas, hari Kamis (30/05/2020) yang ditemui logikanews.com di Kantor Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, di Jalan Cisurupan KM 16, Kampung Loasari, Desa Tambakbaya mengatakan, salah satu perawat yang bekerja di Puskesmas Cisurupan memang menetap di wilayah Desa Tambakbaya.

“Ia, perawat laki-laki yang bertugas di Puskesmas tinggal di Desa Tambakbaya. Namun untuk konfirmasi apapun harus ke pak kades. Pak kades, sekdes dan perangkat lainnya langsung melakukan penyemprotan,” ujar beberapa perangkat Desa Tambakbaya serempak menjawab konfirmasi wartawan.

Kantor Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. (Ft: asep ahmad)

Sementara itu, Kades Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut, Dodi mengatakan, setelah ada perawat Puskesmas Cisurupan yang terpapar positif Corona, maka pihak Pemkab Garut melakukan langkah-langkah sterilisasi dan evakuasi.

“Sekarang Puskesmas Cisurupan sudah disterilisasi. Rencana kedepan semua pegawai pasien akan dievakuasi. Rencananya pasien akan dipindahkan ke lokasi terdekat yaitu ke Puskesmas Bayongbong, kalau karyawan dievakuasi tetapi belum tahu kapan dan waktunya,menunggu kebijakan dari Bupati Garut,” ujar Dodi.

Dodi mengaku, ia beserta perangkatnya tidak merasa khawatir atau pun gelisah dengan adanya Covid-19 di daerahnya, walaupun Puskesmas Cisurupan sangat berdekatan dengan Desa Balewangi. Alasan Dodi tidak merasa khawatir, karena selama ini sudah melakukan antisipasi.

“Ikhtiar sudah dilakukan melalui semua perangkat desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kecamatan Cisurupan. Bahkan di Garut sendiri Desa Balewangi merupakan pihak pertama yang menerapkan Posko siaga di setiap RW sebagai program desa dan instruksi dari pemerintah,” katanya. (aa)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More