Panti Pijat di Depok Digerebek Warga Lantaran Sediakan Layanan Plus-plus, Begini Awalnya Terbongkar

78

LOGIKANEWS.COM – Polres Metro Depok menetapkan pemilik panti pijat di kawasan Sawangan, Kota Depok sebagai tersangka, karena telah menggelar praktik prostitusi berkedok pijat refleksi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok Ajun Komisaris Besar Yogen Heroes Baruno mengatakan, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini berinisial S. Karena secara bukti telah terungkap yang bersangkutan melaksanakan praktik prostitusi di panti pijat miliknya.

“Satu orang pengelola panti pijat dijadikan tersangka atas inisial S,” kata Yogen kepada wartawan, Kamis 13 Januari 2022 dilansir dari viva.co.id

Ia juga mengatakan, pembuktian adanya praktik prostitusi di panti pijat itu dari video seorang warga yang menyamar sebagai konsumen.

“Jadi modusnya, setiap konsumen yang datang ke situ, meminta atau ditawarkan pelayanan seks,” kata Yogen.

Tersangka, lanjut Yogen, dijerat dengan Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP tentang menyediakan fasilitas untuk memudahkan kegiatan cabul dan menarik keuntungan.

“Tersangka tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara,” katanya.

Perlu diketahui, sebuah panti pijat refleksi di Kecamatan Sawangan, Kota Depok digerebek warga pada Selasa 11 Januari 2022 malam sekitar pukul 19.00 lantaran diketahui menjadi tempat prostitusi.

Panti pijat tersebut diketahui bernama Reflexy Aura yang berada di RT 003 RW 001, Jalan Muchtar, Sawangan, Depok.

Ketua RW001, Abdul Aziz menjelaskan, penggerebekkan itu bermula dari adanya bukti video dari masyarakat setempat yang berpura-pura menjadi konsumen.

“Sebelumnya warga curiga, kok setiap ada tamu, lampu depan dimatiin, akhirnya dilakukan pemantauan, dan salah satu warga berpura-pura menjadi konsumen,” kata Abdul kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

Dalam video tersebut terungkap kalau terapis saat melayani konsumen berpakaian seksi bahkan hanya mengenakan pakaian dalam hingga telanjang. Dari sanalah kemudian warga beramai-ramai menggeruduk panti pijat yang baru beroperasi selama sepekan kebelakang tersebut.

Dari hasil penggerebekan, warga setempat berhasil mengamankan satu tamu, dua terapis, dan satu penjaga panti pijat tersebut.
Keempat orang itu, kata Abdul, langsung dibawa dijemput Polsek Bojongsari kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Depok. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More