Miris! Korban Tewas Bertambah Jadi 9 Orang Gegara Tenggak Miras Oplosan di Karawang

485

LOGIKANEWS.COM – Korban tewas akibat tenggak miras oplosan di Karawang, Jawa Barat, bertambah jadi 9 orang.

Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa mengatakan, korban tewas bertambah satu orang.

“Ada satu orang lagi yang tewas diduga kuat karena meminum zimbel,” kata Edi melalui pesan singkat, Sabtu (25/6/2022) dilansir dari kompas.com.

Satu orang yang tewas tersebut berinisial S (29), warga Telukjambe Timur, Karawang.

Dari keterangan keluarga, S (29) meninggal pada Jumat (24/6/2022) malam.

Dari hasil pemeriksaan, kata Edi, S (29) diduga kuat meminum miras oplosan yang dikenal zimbel atau kentung ini.

“Dari hasil pemeriksaan dan meminta keterangan saksi-saki S (29) ini merasakan hal sama dari efek yang ditimbulkan zimbel, dan diduga kuat memang menenggaknya,” kata dia.

Saat ini, jenazah S dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Karawang untuk ditangani oleh tim forensik, guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Diberitakan sebelumnya, delapan orang tewas usai menenggak miras oplosan di Karawang, Jawa Barat.

Delapan orang itu berasal dari empat desa atau kelurahan berbeda. Mereka yakni W alias A (28) warga Klari. Kemudian S (31), R (22), dan A (40) warga Kelurahan Palumbonsari dan Plawad Kecamatan Karawang Timur. Lalu R (24), D (18), T (18), dan K (18) warga Rawamerta.

Miras oplosan itu diracik oleh R (30). Bahan-bahannya di antaranya alkohol, sitrun, dan sejumlah bahan lain. Sedangkan yang mengedarkan Y (25) dan D (27).

Mereka menyewa sebuah tempat di wilayah Lamaran, Karawang Timur untuk meracik dan menjual muras oplosan itu.

Kepada polisi, mereka mengaku diberi upah Rp 500 ribu per minggu. Mereka kini telah ditetapkan tersangka menyusul tewasnya 8 orang setelah menenggak minuman itu. Adapun donatur atau pemiliknya masih diburu polisi. (*)


Sumber: kompas.com

TONTON JUGA VIDEO YOUTUBE KAMI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More