Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Kunjungi Rumah Ekowisata Bandung

130

LOGIKANEWS.COM – Mentri pertanian Syahrul Yasin Limpo yang akrab di panggil Syl kunjungi rumah ekowisata dan Budaya Alam Santosa di kawasan Pasir Impun kabupaten Bandung dalam rangka ketahanan pangan.

Acara tersebut dihadiri Bupati Kabupaten Bandung beserta jajarannya, Ketum gerakan Hejo, Padi, Boma, Ade wardhana Adinata Ceo Minaqu Indonesia dan para sesepuh olot beserta perwakilan ormas Jabar.

Berbagai dukungan datang atas acara tersebut, salah satunya dari Eka Santosa, selaku Duta Sawala (BOMA) Jabar mengatakan, sesuai kunjungan Mentri Syl,  kami persiapkan warga jabar untuk bersama sama mengembalikan marwah bangsa indonesia melalui ketahanan pangan yang lebih berdimensi luas.

“Kebetulan kan pak mentri sekarang ini terpilih sebagai ketua G20 di Bidang pertanian, ini kesempatan baik kita untuk lebih memacu semangat,'” kata Eka.

Selain itu, Ketua PADI  (Perhimpunan anak desa indonesia ) Rizki akbar Fatoni juga mendukung upaya percepatan kemajuan dibidang pertanian demi mendorong sistem ketahanan pangan, jaringan PADI khususnya di jabar dan tanah air siap berkolaborasi dalam kerangka budidaya peningkatan sumber pangan melalui cluster cluster baru yang ada di daerah daerah.

Seperti Ade whardana Adinata berkolaborasi dengan gerakan Hejo dan Boma jabar ditengah tengah kesuksesannya menggenjot tanaman hias oleh para petani Milenial dan kaum ibu ibu dalam areal alam santosa.

Diwaktu yang sama, Ade Wardhana menyampaikan akan berinisiatif membangun area spot trofical garden yang di isi oleh Aneka tanaman Hias hoya (wakflower /wakplant) .

“Mentan SYL sudah meresmikan pencanangan Alam santosa trofical garden yang rencananya bulan juni 2022 mendatang akan dikunjungi oleh sekitar 2000 an buyer tanaman Hias dari eropa, Pak Mentri juga berkenan menanam pohon perdana pohon Hoya callistophylla yang di ikuti oleh para pihak lainnya juga,” ujar Ade.

Sementara, Tudirahayu yang akrab di panggil Ozenk sekaligus ketua penyelenggara kedatangan SYL mengatakan. “Memang sangat kental dengan Nuansa adat budaya dan kebiasaan para petani di tatar sunda diantaranya ada pagelaran seni rengkong merupakan seni khas yg terdapat di kampung adat kuta daerah Ciamis yang dipadu tutunggulan dengan melibatkan puluhan kaum ibu ibu, Inilah petani jabar yang siap mendunia dalam hal peningkatan produktipitas pangan,” pungkasnya. (Yd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More