Mayat Sejoli Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan Wisata Pantai Cibendo Karawang

26

LOGIKANEWS.COM – Warga Karawang digegerkan dengan penemuan mayat dua sejoli di dalam kamar sebuah rumah makan di kawasan wisata Pantai Cibendo, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran.

Kejadian itu viral di media sosial, dalam video yang diunggah di akun Instagram @infokrw, diketahui dua jenazah itu ditemukan pada Minggu (12/9/2021) kemarin.

Dalam unggahan @infokrw juga ditulis, bahwa sang wanita meninggal lebih dulu dan pria meninggal dengan cara gantung diri

Kapolsek Tempuran AKP Rigel Suhaksono membenarkan penemuan mayat itu. Mayat pria dan wanita ini ditemukan di dalam kamar sebuah rumah makan.

“Benar ada dua mayat, jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Keduanya ditemukan di kamar Rumah Makan Sumber Rezeki, Kecamatan Tempuran. Dari hasil identifikasi, untuk perempuan bernama Ernawati umur 32 tahun, dan untuk laki-laki bernama Dasun umur 30 tahun, keduanya warga asal dari Kecamatan Tempuran,” kata Rigel, dikutip dari detik.com

Berdasarkan informasi, lanjut Rigel, sebelum meninggal para korban datang ke rumah makan sekitar pukul 11.00 WIB. Keduanya datang secara bersamaan namun dengan mengendarai sepeda motor yang berbeda.

Setelah itu, keduanya memesan kamar. Kemudian para korban memesan makanan sekitar pukul 11.30 WIB. Pelayan kemudian mengantarkan makanan tersebut ke kamar yang ditempati korban.

Sejak saat itu para korban tidak keluar dari kamarnya. Pada pukul 19.30 WIB pihak pengelola mencurigai ada hal yang aneh dan langsung memeriksa kamar.

“Setelah diketuk pintunya tidak ada respons. Pengelola rumah makan kemudian naik ke atas atap, dan merobek atap kamar, lalu melihat keduanya sudah meninggal dunia,” ucap Rigel.

Dari hasil identifikasi, pihaknya menduga korban perempuan tewas dibunuh. Sementara pria tewas bunuh diri. “Jadi ada indikasi perempuan dibunuh, dan laki-laki bunuh diri,” ungkapnya

Sementara, keluarga kedua korban saat itu keberatan untuk dilakukan otopsi. “Dari keluarga keduanya, keberatan untuk otopsi korban, namun kami tengah terus melakukan identifikasi pengumpulan informasi soal kejadian ini,” tutupnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More