Masih Ada Orang Tua Murid Tidak Bisa Baca Tulis Pihak Sekolah Harus Bijak

243

LOGIKANEWS.COM – Terjadinya ketidak lancaran komunikasi yang baik dapat menimbulkan kerugian berkepanjangan bagi pihak-pihak terkait, contohnya, seorang ibu, orang tua dari salah seorang murid yang tidak pernah sekolah dan tidak bisa baca tulis mendatangani surat pengunduran diri anaknya dari sekolah yang dianggap ibunya pemberhentian sementara, terlanjur telah ditandatangani atas permintaan pihak sekolah, tanpa dibacakan dulu oleh pihak sekolah, bisa jadi karena pihak sekolah tidak menyangka atau tidak tahu ibu tersebut tidak bisa baca tulis, ini kejadian perlu kepekaan dan kebijaksanaan dengan teliti tentu tanpa mengurangi rasa hormat. Demikian disampaikan Kang Deni salah seorang tokoh di Purwakarta yang peduli kemanusiaan dan pendidikan kepada awak media di tempat kerjanya, Sabtu (21/1/2023).

Menurutnya, ini terbukti diakui seorang ibu yang anaknya pernah sekolah di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Purwakarta, Ibu tersebut berkeinginan anaknya dapat mengenyam pendidikan yang layak seperti halnya anak-anak lain, namun pernah terkendala saat era Covid 19, anaknya tidak bisa mengikuti pelajaran daring dikarena tidak punya Hand Phon (HP), setelah punya belum bisa mengoperasikan secara oftimal.

Kang Deni berbincang dengan seorang ibu pedagang yang anaknya pernah tidak bisa belajar karena tidak punya sarana komunikasi atau Hp.

Singkatnya menurut Deni, anak ini karena satu dan lain hal ingin pindah sekolah dan pihak sekolah siap memberikan surat pindah setelah yakin sekolah lain menerimanya, namun karena sekolah yang diinginkannya salah satu (Madrasah Tsanawiyah Swasta) yang terdekat dari rumah anak itu tidak mau menerima pindahan dengan alasan sekolah tersebut tidak mau di cap menerima anak buangan, akhirnya anak ini sampai bertahun-tahun belum juga sekolah.

Ini sebenarnya sangat disayangkan tidak ada kepekaan dari pihak sekolah untuk jemput bola datang kerumah orang tua muridnya itu guna menanyakan perkembangan perihal pendidikan tersebut, para pengawas pendidikan kedepan diharapkan lebih giat lagi dalam kinerjanya, tidak bisa menyalahkan pihak manapun sepenuhnya tapi perlunya komunikasi koordinasi antar pihak-pihak terkait jangan membiarkan berlarut-larut sehingga anak itu lama tidak bisa belajar yang akhirnya ada ketidak nyamanan untuk belajar.

“Tidak perlu risih jika ada pihak manapun yang mau membantu dari segi apapun bentuknya untuk kelancaran proses belajar mengajar, hindari prasangka buruk yang membuat tidak kondusif, apa lagi dengan mudah harus mengeluarkan nominal yang semestinya tidak terjadi, kasihan anak ini, toh dia mau belajar hanya karena keadaan yang tidak diperkirakan terjadi siapa yang mau kan tidak ada, ini perlu kepekaan dan peduli nyata, terlebih mereka yang dibayar negara,” ungkapnya.

Stop saling menyalahkan, yang terpenting anak ini bisa sekolah saat ini sesuai kondisi, kalau masih bisa ikut paket bisa anak itu mengikutinya, tidak perlu jauh, bisa ikut paket yang terdekat, sekarang itu dinas pendidikan memberikan sarana pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Hallodikpur 081210403857. Infonya itu 24 jam dengan operator yang siap menampung semua keluh kesah masyarakat tentang dunia pendidikan.

Silahkan dikontak pihak-pihak yang berkepentingan permasalahan seputar pendidikan anak atau datang langsung ke dinas pendidikan, hargai siapapun yang peduli baik waktu atau niat dan prakteknya dalam berupaya, perlu juga antisipasi masuknya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab atau mereka yang hanya sekedar mencari keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, dengan niat kita positif hasilnya bisa positif bagi semua yang berkepentingan,” tegasnya.

(Laela/Tim)

IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More