Managemen Fave Hotel Garut Sebut Mr XQW Tidak Terpapar Virus Corona

658

LOGIKANEWS.COM. Managemen Fave Hotel Garut, Angga saat dihubungi Logikanews.com, Senin (09/03/2020) membenarkan bahwa salah satu TKA (Tenaga Kerja Asing) yang bekerja di PT Chansin Reksa Jaya atas nama Mr XQW menginap di Fave Hotel selama 14 hari.

Menurut pengakuan Managemen Fave Hotel, yang bersangkutan menginap atas nama perusahaan dan bukan atas nama pribadi. Selama berada di hotel, Mr XQV pernah menjalani tes kesehatan yang dilakukan tim medis pihak perusahaan.

“Pengecekan kesehatan dilakukan oleh pihak Klinik PT Chansin. Ketika masuk hotel, Managemen Fave Hotel tidak mengetahui bawa Mr XQW dalam keadaan sakit atau sehat. Karena kalau memang benar sakit atau terkena Virus Corona, kenapa pihak medis Chansin tidak memberi tahu Fave Hotel kalau yang bersangkutan memang kena virus,” ujar Angga.

Menurut Angga, ketika Mr X dicek kesehatan oleh tim medis Chansin, yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan tidak terkena Virus Corona. “Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” pungkas Angga.

Sebelumnya, Relawan Kemanusiaan dan Investigasi Independent (RKII) Kabupaten Garut yang sejak awal mencium dugaan ketidakprofesionalan pemerintah Indonesia menghalau masuknya Virus Corona atau Covid -19 ke Indonesia akhirnya membuahkan hasil.

Mr XQW yang diketahui sebagai konsultan PT Chansin Reksa Jaya Garut menjalani MCU di RSU dr Slamet Garut

Satu orang yang diduga sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA) dan bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kabupaten Garut yang dikhawatirkan terpapar Virus Corona akhirnya mengikuti keinginan RKII, yaitu menjalani tes kesehatan di RSU dr Slamet Garut.

Bahkan, MCU yang dijalani TKA tersebut mendapat pendampingan dari Dinas Kesehatan Garut dan pihak klinik perusahaan tempat TKA itu bekerja.

“Kami yang sejak awal meminta pemerintah dan Pemkab Garut serta pihak perusahaan untuk melakukan observasi medis terhadap salah satu karyawannya itu dilaksanakan oleh Pemkab Garut dan pihak TKA atas nama Mr XQW dengan menjalani Mr XQW,” ujar Ketua RKII Kabupaten Garut, A Hafid, Senin (09/03/2020).

A Hafid mengaku sangat mengapresiasi PT. Changsin Reksa Jaya yang telah kooperatif mengawal MCU salah seorang TKA yang menjadi pegawai di perusahaan itu. “Satu orang TKA bernama Mr XQW menjalani MCU di RSUD dr. Slamet Garut, hari ini, Senin tanggal 09 Maret 2020 sekira pukul 14.00 s/d 15.00 Wib,” ujar A Hafid.

Hafid berharap, hasil MCU yang dijalankan oleh TKA tersebut menyatakan pasien sehat walafiat dan negatif dari susfect Covid 19. “Kami juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Garut yang telah menepati janjinya dan memfasilitasi MCU kepada Mr XQW. Kami berdoa agar Mr XQW dinyatakan sehat dan terhidnar dari penyakit apapun,” papar Hafid.

 

A Hafid menambahkan, pihak RKII telah menyambangi Fave Hotel sebagai salah satu hotel yang digunakan Mr XQW sebagai tempat beristirahat selamat beberapa belas hari. Nama hotel ini disebut-sebut oleh pihak PT. Changsin pada saat audiensi antara RKII, Dinkes, Disnaker, Kesbangpol dan PT Chansin Garut, Jumat lalu.

 

“Pihak hotel yang disebut-sebut menjadi tempat saudara XQW itu istirahat selama 14 hari mengakui bahwa Mr XQW sejak tanggal 31 Januari sampai 13 Februari 2020 berada di hotel itu. Pihaknya juga membenarkan bahwa selama menginap tersebut pernah dilakukan beberapa kali cek kesehatan oleh tim medis dari perusahaan PT. Changsin,” ujar A Hafid.

 

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Ricky R Darajat yang ditunjuk sebagai Juru Bicara (Jubir) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 mengatakan, pihaknya mengapresiasi masyarakat yang meminta WNA dan TKA diwajibkan melakukan observasi medis.

“Pemkab Garut dan semua elemen masyarakat Garut tentu mengapresiasi pihak mana saja yang ikut memantau perkembangan Virus Corona. Apa yang dilakukan pihak RKII dengan melakukan audensi dengan Dinkes Garut dan instansi lainnya merupakan langkah yang baik,” ujar Ricky.

Pada saat yang sama, Ricky menegaskan bahwa Mr XQW bukan karyawan PT Chansin Reksa Jaya, melainkan konsultan. “Bukan karyawan, Mr XQW merupakan konsultan. Sebelum sampai ke Garut, MR XQW menjalani tes kesehatan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan dinyatakan sehat,” ujar Ricky.

Menurut Ricky, hasil MCU yang dijalani oleh Mr XQW bisa diketahui dalam waktu satu hari. Namun demikian, bisa dipastikan bahwa kemungkinan besar Mr XQW dalam keadaan sehat. “Besok juga bisa dilihat hasil MCU nya. Alhamdulillah, tadi Mr XQW mendapat pengawalan dari Dinas Kesehatan serta pihak perusahaan datang ke RSU dr Slamet Garut dan dalam kondisi sehat. Kondisi tubuhnya tidak demam ataupun panas,” terang Ricky. (asep ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More