Kunjungan Dua Menteri ke Purwakarta, Monitoring DAS Citarum

74

LOGIKANEWS.COM – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika bersama sejumlah kepala daerah lain serta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendampingi kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono ke Jasa Tirta II Jatiluhur, Purwakarta, Selasa (15/3/2022).

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau progres pelaksanaan Program Percepatan, Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.

Dalam sambutannya, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa dalam penanganan Citarum Harum semua sektor saling bahu-membahu agar program ini ada kemajuan di setiap harinya. Hasilnya cukup baik dan ada kemajuan berkat dorongan dari semua pihak, di antaranya gubernur, bupati, staf ahli dan lainnya. “Termasuk Dansektor yang merupakan pahlawan-pahlawan yang tidak diketahui orang,” kata LBP.

LBP juga mengatakan, semua harus ditata dengan baik agar program Citarum Harum ini dapat mencapai target. Jika ada persoalan maka harus diselesaikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

Mengenai keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) bukan tidak boleh, namun harus sesuai dengan daya tampung dari danau itu sendiri. “Lebih dari itu mohon maaf, karena enak dikalian tidak enak ke orang lain. Pengaturan ini harus kita sepakati bersama,” kata Luhut.

Ia juga mengapresiasi kinerja Menteri KKP dalam penanganan ini, memberikan solusi terhadap persoalan yang ada, termasuk juga gubernur dan bupati.

Sementara Menteri KPP, Wahyu Sakti Trenggono menyampaikan Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat yang melintasi 12 kabupaten dan kota mulai hulu di Kabupaten Bandung dan muara di Kabupaten Bekasi.

Ia juga mengapresiasi dan mensuport program Citarum Harum di Jawa Barat yang di bawah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. “Kami di KKP sangat mengapresiasi dalam penangan Citarum ini, diharapkan progresnya semakin baik,” ujar Wahyu.

Sebelumnya, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Administrasi, Didi Suardi mewakili Sekda Kabupaten Purwakarta, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta Deden Guntari, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sri Jaya Midan juga menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Acara Bersih-Bersih Sungai Serentak Se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia, bertempat di Bale Maya Datar.

Acara Bersih-Bersih Sungai Serentak Se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 17 Maret 2022. Pada rapat tersebut, dijelaskan terkait Surat Edaran Acara Bersih-Bersih Serempak secara Nasional. Kegiatan tersebut bukan hanya untuk Sungai Citarum saja, akan tetapi karena Kabupaten Purwakarta berada di Jawa Barat yang memiliki Program Citarum Harum, maka yang difokuskan di jalur Citarum.

Ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya yaitu, susur sungai, pemungutan sampah, pemilahan sampah, penimbangan sampah dan penghijauan dan penanaman pohon. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara virtual, dimana Presiden melaksanakannya secara terpusat di Ciliwung, sedangkan di Provinsi Jawa Barat akan dilaksanakan di Bojong Soang Kabupaten Bandung.

Sementara, di Kabupaten Purwakarta, terdapat beberapa sektor yang akan mengikuti kegiatan ini diantaranya yaitu sektor 12, 13, 14 dan 15. Sedangkan pelaksanaan pusatnya, akan dilaksanakan di Sungai Cikembang Desa Kembang Kuning Kecamatan Jatiluhur.

Dalam agenda tersebut nampak hadir Komandan Sektor 12, 13, 14 dan 15, Pimpinan PT. Indorama Synthetics Tbk, Pimpinan Perhutani, Kepala Kantor BPBD Kabupaten Purwakarta, Camat BBC, Camat Jatiluhur dan Para Camat lainnya serta Para Kepala Perangkat Daerah.

 

(Laela)

TONTON JUGA VIDEO YOUTUBE KAMI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More