Dzikir Dan Do’a Bersama Puncak Perayaan Bhayangkara

381

LOGIKANEWS.COM – Korps Bhayangkara lahir dan terbentuk di bumi Pertiwi Indonesia. Tepat satu tahun setelah kemerdekaan negeri ini 76 tahun silam, Tahun 1946 Kepolisian Negara Indonesia menjadi korps pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.

Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-76. Dalam perayaan puncak Hari Bhayangkara ke 76 di Purwakarta, Polsek Bojong, Polres Purwakarta menggelar kegiatan Dzikir dan Do’a bersama di lapang Pilar, Desa Sukamanah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Rabu (6/6 2022).


Kegiatan bertema “Nyukcruk Galur Ulama Kapungkur, Bojong Nu Boga Carita’ Mengangkat salah satu tokoh Agama Kecamatan Bojong KH. Zein Asyuhari, terkenal dengan sebutan Mama Sindangpanon.

Kapolres Purwakarta, AKBP. Suhardi Hery Haryanto melalui Kapolsek Bojong, IPDA. Budiman mengatakan, kegiatan Dzikir dan Do’a bersama tersebut sebagai rasa syukur dan bahagia mengenang Hari Bhayangkara yang ke 76 tahun.


Pandemi Covid 19 sudah mulai reda sehingga aktivitas masyarakat sudah mulai lancar lagi, menurut Abah Budiman panggilan akrab Kapolsek Bojong tersebut.

“Kita sebagai Insan yang lemah harus berdoa dan ikhtiar meningkatkan iman dan takwa dalam setiap melaksanakan tugas, diawali dengan Do’a agar dapat berjalan lancar. Sebagai anggota Polri, harus berdasarkan TRIBRATA dengan berbakti kepada Nusa dan Bangsa penuh Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” Tutur Abah Budiman.

Dibantu para Habait dan Ulama di Kecamatan Bojong, Do’a dan Dzikir wujud rasa syukur terhadap Allah, atas bhakti anggota Polri terhadap masyarakat.

“Dengan doa dapat diberikan petunjuk dari Allah, semoga diberikan keselamatan dan anggota Polri di berikan kekuatan serta di jauhkan dari berbagai ancaman marabahaya,” Ungkapnya penuh harap.


Abah Budiman menjelaskan, melalui Dzikir dan Do’a bersama berharap keridhoan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa agar kedepan Korp Bhayangkara selalu diberikan petunjuk dan perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai aparat pelindung, pengayom dan pelayan masyatarakat.

“Sebagai anggota Polri kita harus melihat kembali kebelakang bagaimana perjuangan kita semenjak mendaftar menjadi anggota Polri dengan penuh perjuangan dan Do’a, tidak mudah untuk masuk menjadi anggota Polri maka kita harus bersyukur apa yang telah kita dapatkan,” Jelasnya.


(Laela)

TONTON JUGA VIDEO YOUTUBE KAMI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More