Dugaan Keterlibatan Menteri Bisnis Tes PCR, Mahasiswa Akan Gelar Aksi Demo Besok Didepan Kantor KPK

174

LOGIKANEWS.COM – Elemen mahasiswa mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) akan menggelar demonstrasi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan keterlibatan menteri dalam bisnis tes PCR.

Aksi demo direncanakan digelar besok, Selasa (9/11) di depan markas KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui sebelumnya, setidaknya dua menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir telah diadukan ke KPK perihal dugaan terlibat dalam bisnis PCR

“Mulai hari Selasa, titik aksinya gedung KPK,” kata Wakil Ketua Umum LMND, Samsudin Saman, Minggu (7/11) dilansir dari CNNIndonesia.com.

Tak hanya di Jakarta Ia juga memastikan LMND akan menggelar aksinya secara serentak di 24 provinsi dengan tuntutan yang sama. Ia mengatakan aduan Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) ke KPK yang melaporkan Luhut dan Erick soal dugaan bisnis PCR perlu didukung gerakan mahasiswa.

Sebelumnya, pada Kamis (4/11) lalu, Wakil Ketua Umum Prima, Alif Kamal telah menyampaikan pengaduan masyarakat atas Luhut dan Erick ke KPK perihal dugaan bisnis tes PCR tersebut.

Samsuddin menilai pejabat negara yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan bisnisnya merupakan salah satu bentuk dari sistem olgarki.

“Gerakan Mahasiswa sudah lama tertidur, kini sudah saatnya terbangun,” ungkap dia.

Di sisi lain, Samsudin menilai dugaan keterlibatan pejabat negara dalam bisnis tes PCR di tengah pandemi sangat melukai hati rakyat. Pasalnya, saat rakyat sedang kesulitan akibat dampak pandemi Covid-19. Namun di satu sisi para pejabat justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk menumpuk kekayaan.

“LMND sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang progresif, sudah sewajarnya ikut merasakan penderitaan rakyat, yang sedang dialami akibat kebijakan pemerintah yang menindas rakyat dimasa sulit,” kata dia.

Sebelumnya, eks Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto menyatakan terdapat sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo terlibat bisnis tes PCR. Para menteri itu terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), penyedia jasa tes Covid-19.

Pihak Luhut dan Erick sendiri sudah membantah kabar itu.

“Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, Kamis (4/11).

ErickThohir pun telah membantah lewatstafsusnya, AryaSinulingga. Pekan lalu, Arya mengatakan isu yang menyebut Erick ikut berbisnis tes PCR terbilang tendensius. (*)

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More