Dengan Nada Sedih, Ade Kaca Ucapkan Hari Buruh

146

LOGIKANEWS.COM – Hari Buruh Internasional yang setiap tahunnya diperingati setiap tanggal 1 Mei, tahun ini keadaannya berbeda. Buruh tak bisa lagi turun ke jalan untuk memperjuangkan hak-haknya. Buruh tak bisa menyampaikan aspirasi secara serentak.

Disisi lain, ribuan buruh di Indonesia terpaksa harus kehilangan mata pencahariannya dan ribuan buruh dihadapkan pada PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Bagaimana nasib para buruh kini, harus menjadi perhatian semua pihak terutama pemerintah.

Begitulah pertanyaan yang muncul dari legislator Provinsi Jabar, Ade Kaca SE. Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini terus memikirkan nasib para buruh ditengah wabah Corona Virus Disease atau Covid-19.

Dalam benaknya, buruh merupakan salah satu penggerak perekonomian bangsa. Tanpa buruh tidak akan mungkin ada pertumbuhan industri di Indonesia. Tanpa buruh tidak mungkin ada pergerakan ekonomi seperti sekarang ini. Tanpa buruh, investasi mana yang akan menanamkan modalnya di negeri ini.

Kini, ditengah wabah Corona, banyak buruh terancam PHK. Sebagian buruh yang lain sudah harus kehilangan mata pencahariannya. Lalu, bagaimana nasib keluarga buruh. “Saya sangat prihatin dengan nasib buruh di tengah wabah Corona,” ujar Ade Kaca SE, saat dikonfirmasi media ini, Jumat, (1/05/ 2020)

Menurut Ade Kaca, yang terdampak akibat Corona bukan hanya pasien yang positif, tetapi semua pihak terkena dampaknya. Ketika wabah terus melanda, perekonomian lumpuh, maka tentu kesengsaraan sudah didepan mata.

“Pada saat ini peranan kami di DPRD dan Pemprov Jabar harus bekerja ekstra. Kami terus memikirkan nasib masyarakat, tidak terkecuali para buruh,” ungkapnya.

Sebagai wakil rakyat, Ade Kaca juga duduk di Komisi V DPRD Jabar, yang memiliki peran dibidang Bidang Kesejahteraan Rakyat, meliputi: Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Industri Strategis, Ketenagakerjaan termasuk perlindungan TKI, Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga, Agama, Sosial, Kesehatan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Transmigrasi serta Penanganan Penyandang Cacat dan Anak Terlantar.

“Saya duduk di Komisi V DPRD Jabar, meminta pemerintah untuk memikirkan nasib para buruh. Selain berhadapan dengan Corona, mereka juga terancam kehilangan pekerjaannya. Pemerintah dan pihak perusahaan yang pertama wajib memikirkan nasib para buruh,” ujarnya.

Ade berharap, pemerintah maupun pihak perusahaan bisa memberikan solusi yang terbaik bagi para buruh. “Solusi itu bisa dengan berbagai cara. Bisa berupa modal, pelatihan atau apapun yang sekiranya para buruh ini jangan sampai terpuruk. Intinya mari kita pikirkan bersama secara serius tentang nasib para buruh,” jelasnya.

Diakhir perbincangan, Ade Kaca mengucapkan selamat hari buruh. Walaupun dengan nada bersedih, Ade Kaca berusaha dengan tegar mengucapkan itu berkali-kali. “Selamat hari buruh, selamat hari buruh, selamat hari buruh 1 Mei 2020. Kalian adalah pahlawan bagi negara ini,” pungkasnya. (asep ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More