Dampak Negatif Dana Desa Untuk Pilkades Serentak

246

 

LOGIKANEWS.COM – Salah seorang pemerhati sosial dan pemerintahan di Kabupaten Garut, Boy Sofyan kepada media ini menyebutkan, ajang pemilihan kepala desa merupakan pesta rakyat di tingkat desa yang merupakan hak demokrasi bagi masyarakat di desa untuk memilih dan menentukan pemimpin yang bisa meningkatkan kesejahteraan, baik ekonomi sosial dan pembagunan di desa.

Pemerhati sosial dan pembangunan di Kabupaten Garut, Kang Boy (tengah) (Ft: ist)

Menurutnya, hal ini menjadi sebuah perhelatan politik bagi para calon kepala desa untuk bersaing menjadi pemenang dan menjadi pemimpin di desa. Sudah bukan rahasia bahwa dalam sebuah pemilihan seorang calon kepala desa mengunakan berbagai cara untuk memenangkan pemilihan.

“Indikasi di lapangan pada saat kampanye banyak hal yang dilakukan dari mulai pengkondisian panitia 11. Pengkondisian pemilih dengan money politik, black campaind dan kecurangan pada saat pemilihan,” kata pria yang akrab disapa Kang Boy ini menjelaskan.

Disebutkannya, salah satu indikator dari terjadinya kecurangan- kecurangan untuk memenangkan pemilihan berawal dari besarnya anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan untuk setiap desa, sehingga untuk menjadi kepala desa tak sedikit orang tergiur untuk menjadi kepala desa.

“Dalam pemilihan ini tak sedikit uang yang harus dikeluarkan oleh calon kepala desa, sehingga indikasi kecurangan pun bakal banyak terjadi. Anggaran pemilihan pun akan mengeluarkan anggaran dari pemerintah daerah yang tidak sedikit pula. Hal ini perlu adanya pengawasan terhadap Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2021,” tandasnya.

Kang Boy menegaskan, peran masyarakat sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap pemilihan kepala desa ini, agar kelak nanti siapapun yang menjadi kepala desa di daerahnya bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik. Sehingga kemajuan daerah dalam hal pembangunan yang tepat sasaran.

“Apabila masyarakat ikut berperan dalam rangka pengawasan, maka akan terjadi peningkatan perekonomian masyarakat. Begitupun dengan sosial dan budaya yang semakin kokoh. Peran serta masyarakat itu akan mampu mensejahterakan rakyat,” pungkasnya. (Yadi Suryadi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More