Citarasa Kopi Olahan Mahkota Java Coffee Asli Garut

Menarik Ahli Kopi Dunia Kunjungi Garut

805

 
LogikaNews.Com (LNC) – Garut adalah salah satu kota terkaya di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Daerah ini memiliki banyak potensi yang komplit. Mulai dari potensi alamnya yang memiliki sumber daya hewani, sumber daya energi, pertanian, perikanan, kelautan, gas, pertambangan, hutan, laut, mineral dan lainnya. Bahkan sumber daya manusia (SDM) nya pun banyak yang sudah mendulang sukses di luar Garut dan bahkan luar negeri.
Dari aspek perekonomian, ternyata Garut juga memiliki salah satu sumber yang sangat bernilai ekonomis tinggi, salah satunya bisnis kopi. Pasalnya, Garut sudah terbukti sebagai salah satu penghasil kopi Arabica terbaik di dunia. Di samping kopinya, SDM yang melakukan pengolahan kopi dari hulu sampai hilir nya pun memiliki kemampuan yang sangat hebat, sehingga mereka bisa menyajikan kopi dengan citarasa yang luar biasa dan diakui oleh para ahli citarasa kopi di dunia.
Salah satu orang yang berhasil mengangkat nama Kabupaten Garut ke kancah dunia, melalui citarasa kopi adalah Hari Yuniardi dan istrinya Enung Sumartini. Kedua psangan suami istri ini adalah owner dari Mahkota Java Coffee yang mendunia. Dan untuk mencari sedikit informasi tentang kopi, Harian Fakta Garut berhasil menemui kedua pasangan ini di rumahnya, jalan Bayongbong, depan STA Bayongbong, Kabupaten Garut.
Suasana sore hari menjelang malam di daerah yang berdekatan dengan Gunung Cikuray tersebut terasa begitu dingin. Namun, dengan secangkir Kopi Arabika panas membuat suasana menjadi sedikit hangat. Rasa dan aroma kopi yang ditawarkan Owner Mahkota Java Coffee ini benar-benar nikmat. “Ini adalah salah satu kopi Arabika yang kita buat dan sering kita bawa ke manca Negara,” imbuh Hari Yuniardi saat membuka obrolan dengan Tabloid Intan.
Tanpa basa-basi, Mas Hari, demikian sapaan akrab pria berambut pendek ini menceritakan tentang kunjungan sejumlah orang ahli citarasa kopi dunia ke tempat Mahkota Java coffee yang notabene tempat tinggalnya. “Dalam beberapa waktu inimahkota Java Coffee mendapatkan banyak kunjungan dari Spesial Tea Coffee Association Europe, tepatnya tanggal 27 Juli 2016. Setelah kedatangan mereka, lalu pada tanggal 28 Juli kami juga kedatangan serta Empat orang dari Korsel (korea selatan),” imbuh Mas Hari sambil membawa sejumlah foto yang ia dokumentasikan.
Menurut Hari, empat orang dari Korsel ini ternyata ahli citarasa kopi Cupping Taste dari Korsel. Mereka mengatakan selama tiga tahun dan tiga kali musim panen Arabika di Jabar, baru kali ini menemukan kopi rasa arbika yang benar. “Kunci dari citarasa kopi itu diawali dari pengolahan hulu sampai hilir. Pengolahannya harus benar-benar baik. Mulai dari pemilihan buah kopi (ceri), biji kopi mentah (green been) dan gabah (parchment) harus diolah dengan  baik. Kalau salah dari awal, maka akhirnya akan salah sampai akhir,” ujarnya.
Tanggal 1 Agustus 2016, Mahkota Java Coffee juga mendapat kunjungan dari Swedia.  Mr Elliot selaku Cafe Owner from Swedia datang ke Mahkota Java Coffee bertujuan untuk memastikan kontinuitas pasokan kopi di tempatnya. Pasalnya, selaku pengusaha kopi yang berkembang sedang berkembang di negaranya mereka membutuhkan pasokan kopi yang terjamin ketersediaannya. “Saya sangat bersyukur karena kedatangan para ahli citarasa kopi dari berbagai Negara. Apa yang saya alami beberapa tahun lalu sebelumnya tidak pernah terbayangkan,” katanya.
Hari menambahkan, beberapa tahun lalu, pada acara kunjungan Spesial Tea Association ke Mahkota Java Coffee dikunjungi Camat Bayongbong, UPTD Dinas Industri dan Perdagangan (indag), UPTD Dinas Perkebunan (Disbun), Kadis Disbun, Hj Enok, Kabid Bina Usaha Disbun Kabupaten Garut, Ir Sofyan Hamidian, Kadis Indag, Wawan Nurdin serta KBRI Agriculture Attavhe At Indonesia Emmbasy, Catur Sugiyanto selaku perwakilan dari Kementerian Pertanian RI. (Asep Ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More