Bukan Dari BPNT, Jompo dan Lansia Warga Pamulihan Desa Semarang Dapat Bantuan

260

LOGIKANEWS.COM – Setelah sebelumnya di dihebohkan dengan pemberitaan Keluarga Penerima Manfaa (KPM) BPNT yang diduga ada penyimpangan dan tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya.

Kini, ditengah wabah Covid-19, warga desa Semarang kembali di kejutkan dengan adanya pembagian kebutuhan pokok yang tidak mereka sangka sebelumnya.

Ada 76 warga kategori jompo dan lansia, yang berada di RW 09 Kampung Pemulihan panyingkiran yang pada hari Jumat ini mendapatkan paket sembako.

Usut punya usut, paket kebutuhan pokok berupa beras, telur dan mie instan tersebut, bukan bantuan dari pemerintah desa maupun program BPNT, ataupun bantuan pemkab bagi dampak Vovid-19. Bantuan tersebut melainkan berasal dari Indra Kristian.

Diketahui, Indra Kristian merupakan tokoh di Desa Semarang, ia juga aktif di Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila MPC Garut sebagai Dankoti.

Dimintai keterangan saat sedang melakukan pemantauan sembako, Indra menyatakan, wabah covid-19 yang menggejala keseluruh dunia seakan-akan menghentak kita semua. Virus yang kita kenal dengan virus corona ini telah menghantam sendi-sendi kehidupan, mulai dari sosial maupun ekonomi.

Wabah ini mengharuskan kita membatasi diri dari berbagai macam aktivitas sehari hari dengan protokol yang sudah di tentukan oleh pemerintah.

Tentu saja hal seperti ini membuat banyak warga menjadi kalangkabut, karena semenjak di berlakukannya PSBB nyaris kegiatan sosial dan perekonomian menjadi lumpuh, kata Indra.

Lanjut dikatakan Dankoti PP MPC Garut, masyarakat mulai mengeluhkan berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam menangani covid-19 ini, dari mulai menagih janji pemberian masker, sanitizer bahkan sembako.

Mereka berani menagih pemerintah, karena sebelumnya ada rumor bahwa mereka akan diberi bantuan tersebut yang konon dianggarkan dari APBD.

Namun, Indra enggan berkomentar ketika diminta pendaptanya terkait banyaknya rumor negatif terkait kebijakan pemda dalam penanganan Covid-19.

“Maaf saya tidak mau berkomentar tentang kebijakan pemda. Saya kira, hari ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan kebutuhan pokok. Meskipun alakadarnya, di bulan yang suci ini marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan”, ujar Indra.

“Yang saya lakukan saat ini, hanya tekad untuk berbagi kebutuhan pokok saja, meskipun dengan modal seadanya.

Dan insyaallah, pembagian paket kebutuhan pokok di RW 09 Desa Semarang adalah yang pertama, dan akan di ikuti pemberian paket kebutuhan pokok juga bagi RW lainya yang ada di Desa Semarang, dengan total 12 RW,” pungkas Indra Kristian. (Ridwan Arief)

80%
Awesome
  • Design

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More