Besok, Pemerintah Akan Memulai Vaksinasi Booster

81

LOGIKANEWS.COM – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo memastikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengkaji manfaat dari vaksin booster.

“Penggunaan vaksin booster juga sudah terjadi di 120 negara. Seharusnya masyarakat tidak perlu khawatir lagi,” kata Abraham di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (11/1/2022) dilansir dari sindonews.com

Pemerintah akan memulai vaksinasi booster pada Rabu (12/1/2022) besok. Adapun jenis vaksin yang digunakan merek Corona Vac (Sinovac), AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Zifivak.

Menurutnya, pemerintah sudah menyiapkan 350 juta lebih vaksin untuk vaksinasi booster selama enam bulan ke depan, yakni Januari-Juni 2022.

“Vaksinasi booster akan dimulai secara bertahap. Untuk stok vaksin Januari 21 juta, Februari 35 juta, Maret 48 juta, April 66 juta, Mei 83 juta, dan Juni 99 juta,” terangnya.

Perlu diketahui, vaksin booster akan diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari enam bulan.

Vaksinasi booster akan diberikan kepada tiap kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70% dosis pertama dan 60% dosis kedua.

“Jadi sampai sekarang ada 244 kabupaten kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut,” tutupnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More