Atlet Difabel asal Garut Dilempari Batu, Dua Preman di Bandung Diamankan Polisi

24

LOGIKANEWS.COM – Atlet difabel dilempari batu oleh dua preman kampung di kawasan Terminal Cicaheum, Kota Bandung, pada Senin (13/9/2021).

Namun, tak lama kemudian, kedua preman kampung kini meringkuk di tahanan Polsek Ujungberung.

Kapolsek Ujungberung, Kompol Heryana mengatakan, korban atas nama Rihan Firdaus merupakan seorang atlet difabel atletik cabang NPCI Kabupaten Garut.

Dirinya tengah membawa kendaraan bus berisi delapan orang penumpang dari Bandung menuju Kabupaten Garut.

Saat melewati Terminal Cicaheum, dua preman kampung yang diketahui bernama Fandi dan Diki memita uang jalur kepadanya.

“Jadi, korban itu sudah memberikan uang jalur Rp 2000. Namun, saat sampai Cijambe, telepon genggam korban ketinggalan sehingga balik lagi ke daerah Terminal Cicaheum,” ujar Kompol Heryana, saat ditemui di Polsek Ujungberung, Selasa (14/9/2021) dilansir dari tribunnews.com.

Melihat kendaraan yang dibawa Rihan balik lagi, dua preman kampung itu kemudian meminta lagi uang jalur.

“Terus diminta uang lagi sama pelaku ini, kondektur sudah ngasih, akhirnya jalan terus dan dikejar.
Mobil dilempari batu,” katanya.

Menurut Heryana, bus yang dikendarai Rihan itu dua kali dilempari batu oleh kedua preman kampung itu.

“Lemparan pertama kena mobil, yang kedua kena sama sopir kebetulan sopir ini disabilitas, dia adalah atlet PON Jabar,” ucapnya.

Korban saat ini sudah menjalani operasi di bagian telinga yang terkena lemparan batu.
Pelaku pun, kata dia, sudah diamankan dan ditahan di Polsek Ujungberung bersama barang buktinya.
“Alhamdulillah kita bisa tangkap pelaku dan barang bukti, proses berjalan dan ditindaklanjuti,” tandasnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More