Ada Kehidupan di Planet Mars, Sejumlah Ilmuwan Temukan Sumber Air

58

LOGIKANEWS.COM – Sekelompok peneliti menemukan sejumlah air yang banyak di permukaan Planet Mars. Air itu ditemukan dalam sebuah lanskap perbukitan ala Grand Canyon di Planet Merah itu.

Hasil itu sendiri diperoleh dari pengamatan sejak Mei 2015 hingga Februari 2021. Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) mengatakan bahwa instrumen observasi Detektor Neutron Epitermal Resolusi Tinggi atau FREND menemukan air itu berada bawah permukaan sistem ngarai Valles Marineris.

“Dengan Pelacak Gas Orbiter (TGO) kita dapat melihat ke bawah hingga satu meter di bawah lapisan berdebu ini dan melihat apa yang sebenarnya terjadi di bawah permukaan Mars dan, yang terpenting, menemukan ‘oasis’ kaya air yang tidak dapat dideteksi dengan alat sebelumnya,” kata penulis studi Igor Mitrofanov, peneliti utama teleskop neutron FREND, dalam sebuah pernyataan dikutip CNN International, Jumat (17/12/2021).

Sumber air itu sendiri juga dikabarkan sangat luas. Bila dibandingkan dengan skala negara, luasan wilayah oasis air itu hampir menyerupai luas negara Belanda.

“Kita dapat menyimpulkan berapa banyak air di tanah dengan melihat neutron yang dipancarkannya,” kata rekan penulis studi lainnya, Alexey Malakhov.

Sementara itu, penemuan ini sendiri dianggap sebagai hasil yang luar biasa oleh ahli antariksa lainnya. Namun hal ini masih memerlukan observasi lebih lanjut.

Ditargetkan penjelajahan berikutnya akan dilakukan dengan ketinggian yang cukup rendah dari permukaan tanah Mars. Sehingga bisa menguak beberapa fakta lainnya, termasuk mengenai potensi kehidupan di planet itu.

“Ini membantu kami mencari lingkungan yang layak huni, kemungkinan tanda-tanda kehidupan masa lalu, dan bahan organik dari masa-masa awal Mars,” kata Colin Wilson, ilmuwan TGO ESA.

Pada tahun 2022, misi penjelajahan Eropa, Rosalind Franklin, dan platform permukaan Rusia, Kazachok, akan diluncurkan ke Mars dan diprediksi akan tiba di planet itu pada 2023 mendatang. Nantinya ekspedisi tersebut akan mengebor di bawah permukaan Mars untuk mencari bahan organik yang dapat mengungkapkan apakah Mars pernah menampung kehidupan. (*)

Sumber: CNBC Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More