Swasemda Pangan Jadi Prioritas, Bupati Tanggamus Tekankan Peran Vital PPL

TANGGAMUS- Bupati Tanggamus Drs H Moh Soleh Asnawi menegaskan bahwa penyuluh pertanian lapangan PPL merupakan ujung tombak pemerintah di lapangan dalam sektor pertanian. PPL berperan penting mendampingi petani mentransfer ilmu dan teknologi sekaligus menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata petani.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara pelepasan PPL kabupaten Tanggamus Rabu (14 /01 /2026), di kawasan wisata lembah air voda batu keramat kecamatan kota agung Timur Lampung. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh apresiasi yang menandai berakhirnya satu fase pengabdian sekaligus dimulainya tugas baru para penyuluh.

Menurut Bupati keberadaan PPL tidak sekedar teknis tetapi strategis mereka berada di garis terdepan dalam mematikan program pertanian berjalan efektif dan tepat sasaran.

“PPL adalah ujung tombak pemerintah di lapangan yang mendampingi petani mentransfer ilmu dan teknologi serta menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata para petani,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPL yang selama ini berkontribusi aktif membantu pemerintah kabupaten Tanggamus dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dicanangkan presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan daerah yang bertumpu pada sektor pertanian.

“Swasembada pangan adalah tujuan penting bagi kita semua, demi kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat Tanggamus ke depan,”kata bupati.

Iya menekankan bahwa ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari peran penyuluh yang konsisten mendampingi petani di sawah dan di kebun.

Bupati menegaskan bahwa acara pelepasan ini bukan perpisahan dalam arti sesungguhnya menurutnya perubahan status kepegawaian PPL menjadi pegawai pusat merupakan bagian dari dinamika pengabdian bukan akhir dari kontribusi.

Selamat bertugas seiring adanya perubahan status kepegawaian dalam penugasan menjadi PPPK pegawai pusat atau pindah status kepegawaian saja,”ujarnya.

Atas nama pemerintah kabupaten Tanggamus dan seluruh masyarakat Bupati menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian para PPL selama bertugas di Tanggamus. Bupati juga menegaskan bahwa kontribusi para PPL akan selalu menjadi bagian penting dalam kemajuan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Kontribusi yang telah diberikan saudara-saudari petugas PPL akan selalu menjadi bagian yang sangat penting dalam kemajuan pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di kabupaten Tanggamus,” kata Bupati.

Sementara kepala dinas ketahanan pangan tanaman pangan dan holtikultura (DKPTPH) kabupaten Tanggamus Alkat Alamsyah, menyampaikan bahwa selama berada di bawah naungan DKPTPH, para PPL telah menunjukkan kerja nyata di lapangan.

Mereka aktif mendampingi petani kelompok tani serta memperkuat kelembagaan pertanian di berbagai wilayah.

“Pada hari ini kita melepas rekan-rekan PPL yang akan melanjutkan pengabdian pada jenjang dan tugas yang baru. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran DKPTPH, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan,”ujar Alkat Alamsyah.

Sementara Perwakilan PPL imam masyuda juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanggamus dan jajarannya saya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan yang selama ini diberikan. Iya menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang membuat PPL dapat menjalankan tugas secara maksimal di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi MA. MH yang telah mendukung dan men-support tugas kami di tanggamus, walaupun telah pindah status kepegawaian kami menjadi pegawai pusat,” kata imam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri wakil bupati Tanggamus Agus Suranto, asisten 2 bidang perekonomian dan pembangunan Hendra Wijaya megal ST, MT, MM, kepala dinas Kominfo Suhartono, S.Si, M.Kes, PLT inspektorat Pemkab Tanggamus Gustam Apriansyah, serta seluruh PPL se kabupaten Tanggamus.

Acara pelepasan ini menjadi penegasan bahwa peran PPL tetap vital dalam pembangunan pertanian, meski status kepegawaian mereka mengalami perubahan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *