5 Tahun di LP Cipinang, Akhirnya Pedangdut Saipul Jamil Bebas Murni

33

LOGIKANEWS.COM – Setelah menjalani hukuman lima tahun penjara, pedangdut Saipul Jamil bebas murni dari Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, hari ini (2/9/2021).

Diketahui, Saipul Jamil menjalani hukuman selama lima tahun penjara tersebut terkait dua perkara yang menjerat dirinya yakni pencabulan dan penyuapan.

Saat keluar Lapas Cipinang, Saipul Jamil disambut perwakilan keluarga, kerabat dan tim kuasa hukumnya yang telah menanti sejak pagi.

“Perasaannya bahagia banget terus terang nyawa belum ngumpul kayak orang baru bangun tidur, ngelindur gitu,” kata Saipul Jamil saat keluar dari Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta, Kamis. (2/9/2021)

Saipul Jamil mengaku hukuman penjara yang dijalaninya itu membuatnya sedikit trauma. Namun, dia menganggapnya sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan hidupnya.

“Pasti trauma, yang jelas ini pengalaman hidup dan pelajaran hidup. Siapa sih yang mau masuk penjara?” ungkapnya.

Saipul Jamil bebas (Foto Screnshoot video)

“Saya juga kalau bisa hidup enggak melalui seperti ini. Tapi ini sudah takdir, banyak ilmu yang saya dapat,” ujar Saipul.

Sementara, Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang, Tonny Nainggolan mengungkapkan, Saipul Jamil selama dipenjara mendapatkan remisi atau pengurangan masa pemenjaraan sebanyak 30 bulan.

Selama dipenjara, Saipul Jamil juga dikenal dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan warga binaan Lapas Kelas 1 Cipinang lainnya.

“Yang bersangkutan kami kenal low profile bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan warga binaan lain. Beliau juga aktif dalam pembinaan musik di Lapas Kelas 1 Cipinang dan kegiatan ibadah dari agama yang dianut,” ujar Tonny.

Saipul Jamil dihukum penjara atas dua kasus berbeda yang menjeratnya. Pertama kasus pencabulan dengan hukuman tiga tahun penjara pada 2016.

Saipul sempat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Namun hukumnya diperberat menjadi lima tahun penjara.

Di tengah kasus itu, Saipul Jamil terbukti menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebesar Rp250 juta sehingga hukumannya ditambah tiga tahun penjara. (jpnn/logika)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More