490 Pelaku Usaha di Garut Dapat Bantuan Pemkab

380

LOGIKANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Diskop UKM) Garut, bekerja sama dengan Bank BJB Garut, menyerahkan bantuan sosial (bansos) perkuatan permodalan bagi 490 pelaku usaha, diserahkan secara simbolis kepada 35 pelaku usaha yang hadir secara langsung di Aula Bank BJB Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (23/6/2022).

Penyerahan bansos ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, disaksikan Kepala Diskop UKM Garut, Suhartono, dan Pimpinan Cabang (Pincab) Bank BJB Garut, Mochammad Indra.


Dalam sambutannya, Wabup Garut menuturkan bahwa bantuan ini diperuntukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bantuan modal ini ditunggu-tunggu, diharapkan, dan diperlukan oleh masyarakat, ditengah kondisi sulit seperti saat ini.

“Mari kita syukuri walaupun mungkin bagi sebagian orang (atau) kebanyakan orang ini tidak terlalu besar (atau) sedikit, tetapi bagi sebagian masyarakat kita ini adalah harga (bantuan) yang sangat ditunggu-tunggu, sangat diharapkan, karena memang memerlukan,” ucapnya di hadapan seluruh yang hadir.

Wabup juga menyinggung angka kemiskinan yang saat ini sudah menyentuh angka 10 persen. Meskipun begitu, ia mengajak setiap masyarakat untuk tidak mengeluh dan terus berusaha.

“Jangan merasa bahwa “ah saya mah akan terus begini” jangan begitu harus berusaha, berusaha semaksimal mungkin memperbaiki diri, memperbesar kapasitas diri, (karena) kalau modal nambah juga kalau kapasitasnya tidak nambahan hese tetep , sekarang kita harus punya kapasitas, harus punya kemampuan, (dan) diasah,” paparnya.

Sementara, Kadiskop UKM Garut, Suhartono, menerangkan, jumlah penerima bansos pada tahun anggaran 2022 ini totalnya sebanyak 490 pelaku usaha, dengan bantuan yang diberikan berkisar antara 1 sampai 2 juta rupiah tergantung dari tingkat kebutuhannya. Penerima bantuan ini juga mengacu kepada kententuan yang berlaku dan sesuai peraturan yang ada.


“Jadi setelah kami mendapatkan proposal dana dari bapak ibu sekalian, kami melakukan verifikasi baik secara administrasi maupun di lapangan, setelah kami melakukan itu dan dianggap layak, selanjutnya kami mengajukan calon penerima (bantuan),” katanya.

Suhartono menambahkan, realisasi pemberian bantuan sosial tahun ini bisa diberikan secara tepat waktu sesuai dengan rencana yakni di bulan Juni.

Meski demikian, imbuhnya, ini sifatnya bantuan modal bukan semacam PKH. “Jadi benar-benar untuk tujuan bagaimana supaya usaha ekonomi kita ini dapat terbantu walaupun jumlahnya mungkin ya belum memadai,” tuturnya.

Sementara, Pimpinan Cabang Bank BJB Garut, Mochammad Indra, mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dorongan dalam berbagai bentuk kepada para pelaku usaha agar mereka dapat tetap bertahan dan terus mengembangkan usahanya melalui program BJB PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera).

Ia menjelaskan acara bertajuk “Inkubasi Pra – Start Up dan Usaha Rintisan” dengan tema Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro” ini bertujuan untuk membangun dan mempercepat pertumbuhan suatu ide usaha untuk meraih kesuksesan secara mandiri.


(garutkab.go.id)

TONTON JUGA VIDEO YOUTUBE KAMI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More