Terkait Pencoretan Ervin Luthfi, Hasanuddin Sampaikan Metode Saint Lague

74

LOGIKANEWS.COM – Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padjajaran, Hasanuddin mengatakan,  penetapan anggota terpilih DPR RI berdasarkan suara terbanyak sebagaimana model pemilu sistem proporsional terbuka dan sebagaimana diketahui Ervin Luthfi mendapatkan suara terbanyak ke-3, yang berdasarkan metode sainte lague, Partai Gerindra memperoleh 3 kursi DPR RI di Dapil Jabar XI.
“Berdasarkan prinsip ini maka suara ke-3 menjadi caleg terpilih dan apabila ada sengketa berkenaan peraihan suara dan atau kecurangan menjadi jurisdiksi MK. Sebagaimana kita ketahui, tidak pernah ada sengketa berkenaan dengan hal tersebut,” ujar Hasanudiin mellaui sambungan Whats App kepada logikanews.com, Minggu (22/09/2019).
Menurutnya, gugatan yang terjadi di PN Jakarta Selatan bukanlah sengketa sebagaimana dimaksud UU No. 7 Tahun 2017, terkait dengan sengketa perolehan suara dan atau penetapan caleg terpilih, sehingga keputusannya tidak mengikat. Dalam pengertian mengikat proses penentuan caleg terpilih.
Keputusan KPU terbaru, yang mengganti caleg terpilih, semata-mata menggunakan dasar ruang lingkup UU Parpol mengenai syarat keanggotaan. Penggantian menggunakan sah nya syarat keanggotaan menjadi pintu masuk yang digunakan untuk “mengakali” proses pergantian caleg terpilih.
“Yang menurut hemat saya, hal ini berimplikasi luas terhadap tidak dipatuhinya sistem penetapan calon terpilih berdasarkan suara terbanyak. Melainkan berdasarkan kebijakan partai politik,” pungkasnya. (Asep Ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More