Sampah Dibelakang Kantor Dinas, Masihkah Garut Darurat Sampah.?

130

LOGIKANEWS.COM – Persoalan sampah di Kabupaten Garut seolah tak ada habisnya dan seolah menjadi persoalan besar yang tidak pernah bisa diatasi oleh pemerintah daerah garut dari tahun ke tahunnya. Padahal Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3) sudah dibuat pada tahun 2015 silam yang dikenal dengan Perda K3 nomor 12 tahun 2015 tentang K3. Selain Perda yang telah ada tersebut, pada Mei 2019 silam bahkan bupati menyatakan garut darurat sampah. Hal itu berkenaan dengan bertumpuknya sampah yang terlambat masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang ada di Pasirbajing.
Sore ini, saat wartawan Logikanews.com berada di komplek Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut, selepas meliput suatu kegiatan di lingkungan pemda garut, melihat tumpukan sampah dikawasan pemda garut. Tumpukan sampah tersebut terlihat berada dibelakang kantor dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil), yang didominasi oleh tumpukan sampah rumah tangga dan sejumlah sampah bekas kartu perdana, kertas dan alat tulis kantor (atk).

Perda K3 : Kabupaten Garut telah memiliki Peraturan Daerah tentang K3. (FT. Ridwan Arief)

Selaku masyarakat garut, tentunya hal itu sangat kami sayangkan, terlebih tumpukan sampah tersebut berada ditengah kawasan kantor pemerintahan Kabupaten Garut. Belum diketahui siapa yang sengaja membuat kawasan kantor pemerintahan ini sebagai “tempat sampah”, juga tidak ada tindakan apapun dari para pegawai ataupun pejabat kantor dinas setempat, padahal tempat tersebut pada siang hari waktu jam kerja, sering dilewati oleh para PNS yang berada dilingkungan kantor tersebut.
Entah memang tempat tersebut nantinya akan dijadikan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) atau kondisi ini menjadi suatu akibat kelailaian dari penanggung jawab tempat atau kantor tempatnya bekerja, atau bahkan ini sebagai bentuk dari pembiaran. Namun, jika dilihat dari kondisi lahan yang dipenuhi tumpukan sampah tersebut bukan baru hari ini, karena jika dilihat dilokasi “TPS” ini, adanya bekas pembakaran sampah sebelumnya.
Sosialisasi : Dalam Perda K3 12 2015 ini disebutkan peran sosialisasi terhadap perda K3. (FT. Ridwan Arief)

Catatan redaksi ini kami buat sebagai edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat garut, bahwa kita semua harus membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Masyarakat garut harus ingat, bahwa Kabupaten Garut telah memiliki peraturan daerah (Perda) 12 tahun 2015 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). Masihkah garut darurat sampah.? (Ridwan Arief)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More