Kalak BPBD Garut Diperiksa Polda Jabar ?

105

LOGIKANEWS.COM – Baru-baru ini masyarakat Garut dihebohkan oleh statemen Kejaksaan Negeri Garut yang telah menetapkan salah satu pejabat Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kuswendi sebagai tersangka atas kasus pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, kabupaten Garut.
Masih hangat kabar tersebut, kini muncul informasi yang berhembus bahwa giliran Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD), Dadi Djakaria dikabarkan pulang pergi ke Polda Jabar. Namun persoalan apa yang dihadapi Kepala Pelaksana lembaga yang membidangi penanggulangan bencana ini belum jelas.
“Kang, kayaknya ada yang akan menyusul Kuswendi. Kalak BPBD Kabupaten Garut kini tengah diperiksa Polda Jabar. Kayaknya dia lagi bingung karena harus pulang pergi ke Polda Jabar,” ujar salah satu sumber Logikanews.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (01/03/2019).
Menurut sumber, Kalak BPBD, Dadi Djakaria mengaku tengah sibuk ke Polda Jabar. Aktifitasnya tersebut menghabiskan banyak dana pengeluaran. “Kalau ke Polda dia mengaku harus punya ongkos. Diperiksa ke Polda terus akan mengeluarkan banyak ongkos,” ujar sumber menirukan pengakuan Kalak BPBD, Dadi Zakaria.
Untuk mengimbangi informasi, wartawan media ini langsung melakukan konfirmasi ke kalak BPBD, Dadi Djakaria. Namun pertanyaan-demi pertanyaan yang disampaikan Kalak BPBD Kabupaten Garut ini seperti tidak nyambung dengan jawaban yang diperoleh wartawan.
“Banjir sekarang mah yang dipikirin tuh. Tiap kali hujan fokus ke banjir. Kita ke mitigasi bencana saja pak. Program mitigasi ke masyarakat ternyata harus diutamakan. Salah satu contoh kecil jangan membuang sampah sembarangan,” ujar Dadi Djakaria. (Asep Ahmad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More